Trenggalek, Rangkaian acara Pawai Budaya dan Pameran Keris yang digelar di Kabupaten Trenggalek telah berlangsung dengan sangat sukses dan penuh kemeriahan. Ribuan masyarakat hadir memenuhi pusat kota, menikmati suguhan budaya yang ditata dengan penuh cinta terhadap warisan leluhur. Pawai budaya menampilkan ragam kesenian daerah, kirab pusaka, hingga partisipasi komunitas adat yang menunjukkan kekayaan tradisi Trenggalek sebagai daerah yang kaya warna, cerita, dan jati diri.

Pameran keris yang berlangsung bersamaan juga menjadi magnet kuat bagi para pecinta budaya. Kehadiran pusaka-pusaka pilihan, edukasi tentang perkerisan, serta ruang diskusi yang terbuka menjadikan pameran ini tidak sekadar tontonan, melainkan tatanan—tempat masyarakat memperluas pengetahuan sekaligus menumbuhkan penghormatan pada warisan budaya takbenda.
Kesuksesan besar ini tidak lepas dari kerja keras seluruh panitia, komunitas, dan relawan yang tergabung dalam Kadang DEKAT Trenggalek. Setiap unsur bekerja dengan penuh gotong royong, saling menopang layaknya gamelan yang menyatu menjadi satu harmoni. Sinergi inilah yang membuat rangkaian acara tahun ini berjalan purna, tertib, dan mengesankan.
Namun, sebagaimana organisasi besar yang bergerak aktif dalam bidang kebudayaan, dinamika internal adalah hal yang wajar dan lumrah terjadi. Perbedaan sudut pandang, pemikiran, dan cara pandang justru menjadi bagian dari proses pendewasaan organisasi. Yang terpenting adalah bagaimana dinamika tersebut dikelola dengan bijaksana, tetap berorientasi pada tujuan bersama: melestarikan adat dan budaya Trenggalek dengan kehormatan dan kebersamaan.
Pada akhirnya, pawai budaya dan pameran keris tahun ini menjadi bukti bahwa Trenggalek memiliki energi budaya yang besar. Masyarakat antusias, komunitas bergerak, dan pemerintah daerah memberi ruang. Semua bersatu untuk memastikan bahwa warisan leluhur bukan hanya dijaga, tetapi juga diwariskan dengan bangga kepada generasi selanjutnya.
Kadang DEKAT melalui ketua umumnya, Tio, mengaturkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat.
Semoga semangat budaya ini terus menyala, menuntun kita pada masa depan yang selaras antara tradisi, kreativitas, dan kehormatan pada jati diri bangsa.








